Assalamualaikum wr wb
Hai para sahabat sekalian dan para leslov yang ada diindonesia dan bahkan dunia 😃
kami mengucapkan selamat datang di blog Lesti Lovers Purwasuka oh iya ? ada yang tau singkatan dari purwasuka, oke langsung saja ya purwasuka yakni adalah nama-nama kota atau kabupaten yang ada di jawa barat yaitu purwakarta, subang, dan karawang oke sedikit keterangan tentang dede lesti :
Lesti Andryani
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Lesti Andryani | |
|---|---|
Lesti saat rekaman dengan Trinity Optima Production | |
| Latar belakang | |
| Nama lahir | Lesti Andryani |
| Nama lain | Lesti |
| Lahir | 4 Agustus 1999 Bandung, Indonesia |
| Kota alamat tinggal | Cianjur, Jawa Barat,Indonesia |
| Jenis musik | Dangdut |
| Pekerjaan |
|
| Instrumen | Vokal |
| Perusahaan rekaman | Trinity Optima Production |
| Orang tua | Endang Mulyana Sukartini |
| Almamater | SMP Negeri 1 Cibinong,Cianjur SMA Ki Hajar Dewantoro,Tangerang |
| Agama | Islam |
| Situs resmi | lestilovers |
Lesti Andryani (lahir di Bandung, 5 Agustus 1999; umur 17 tahun), atau lebih dikenal dengan nama Lesti adalah penyanyi dangdutberkebangsaan Indonesia. Dia merupakan juara ajang pencarian bakat D'Academy musim pertama yang ditayangkan di Indosiar. Ia juga dikenal memiliki cengkok vokal yang khas dan suara yang menggelegar dalam setiap penampilannya.[1] Setelah menjuarai ajang tersebut, Lesti mengeluarkan debut single "Kejora" yang diciptakan oleh Nur Bayan dan dirilis pada tahun 2014 sebagai lagu kemenangannya di ajang pencarian bakat tersebut.[2]
Setelah menjuarai D'Academy, ia dikontrak oleh label rekaman Trinity Optima Production dan management Stream Entertainment. Kariernya pun semakin meningkat di dunia tarik suara dan ia sempat membintangi beberapa judul film televisi. Hingga pada akhir 2015, ia dipilih menjadi salah satu perwakilan Indonesia di ajang pencarian bakat D'Academy Asia dan akhirnya ia keluar sebagai juara kedua setelah dikalahkan oleh Danang Pradana Dieva pesaingnya asal Indonesia.[3] Pada 19 Februari 2016, Lesti mengeluarkan single kedua berjuudul "Zapin Melayu" yang diciptakan oleh Pak Ngah salah satu juri ajang pencarian bakat D'Academy Asia asal negara Malaysia.
Dan juga sedikit perjalanan karir Dede Lesti :
Perjalanan karir
Lahir dari ayah bernama Endang Mulyana dan ibu Sukartini, Lesti adalah seorang gadis biasa yang hidup sederhana di desa yang dipandang sebelah mata oleh tetangganya. Sejak usia empat tahun, Lesti sudah belajar menyanyi. Meski tak tahu bakatnya diturunkan dari siapa, menyanyi adalah kesehariannya. Pada usia 15 tahun, waktu masih duduk di bangku kelas 2 SMP di Cianjur, Lesti mengikuti audisi D'Academy dan ia akhirnya lolos walaupun sebelumnya juri artis masih ragu akan potensinya. Endang pun mengucap syukur karena Lesti mampu melewati setiap babak dalam kontes tersebut. Sejak berangkat ke Jakarta, ia tak menyimpan harapan muluk-muluk. Tak terbersit di benaknya bahwa kehidupannya akan berubah drastis. Bisa pentas di atas panggung besar dengan pakaian mewah nan gemerlap. Dielu-elukan penonton dengan berbagai atribut dukungan bagi dirinya. Setelah melalui babak demi babak di panggung D'Academy, akhirnya Lesti dinobatkan menjadi juara di konser kemenangan setelah mengalahkan pesaingnya Nur Aty dariSelayar.
Mengungkapkan kebahagiaannya, Lesti tak menyangka dirinya dinobatkan sebagai bintang dangdut masa depan. Pasalnya, ketika mengikuti audisi ia melihat banyak peserta dengan talenta yang lebih baik darinya. Di panggung konser kemenangan itu, Lesti menerima hadiah uang tunai senilai 100 juta dan sebuah mobil. Tentu hal itu tak pernah dibayangkan Lesti dan keluarganya, mengingat kehidupan mereka yang sederhana di kampung halaman. Di malam itu pula, ia berkesempatan merilis single terbarunya yang berjudul "Kejora" ciptaan Nur Bayan dan seketika riuhnya eforia para pendukungnya menggema. Mereka menyuarakan kemenangannya. Di balik luapan rasa bahagianya, ada sepotong harapan mulia di hati Lesti. Hadiah uang tunai yang diperolehnya sedianya akan digunakan untuk keperluan keluarga dan pengobatan sang ayah, Endang Mulyana, yang menderita kanker selama bertahun-tahun. Setelah menjadi juara Lesti juga membintangi beberapa judul film televisi di Indosiar dan SCTV bahkan beberapa penghargaan.[7]
Pada akhir tahun 2015, Lesti juga berkesempatan mewakili Indonesia di kompetisi besar D'Academy Asia. Hal ini sontak membuat semangatnya tumbuh lantaran sudah lama ia merindukan suasana karantina. Akhirnya setelah lolos dari babak demi babak, ia keluar sebagai runner-up setelah berusaha mengalahkan pesaingnya Danang Pradana Dievayang juga berasal dari Indonesia. Ia juga berhasil merebut hadiah uang tunai sebesar 100 juta dan sebuah single berjudul "Zapin Melayu" yang diciptakan langsung oleh Pak Ngah salah satu juri dari negara Malaysia. Seusai menjadi juara, rencananya Lesti akan segera merilis album dalam waktu dekat.[8]
oke sahabat dede sekalian sekian dari artikel ini semoga bermanfaat dan follow us on facebook Lesti Lovers Purwasuka 😉
